Saat mengerjakan skripsi atau karya ilmiah, mahasiswa pasti akan berhadapan dengan istilah sitasi dan footnote. Keduanya sama-sama berkaitan dengan sumber referensi, tetapi sebenarnya memiliki fungsi dan bentuk penggunaan yang berbeda.
Memahami perbedaan sitasi dan footnote penting agar penulisan karya ilmiah lebih rapi dan sumber yang digunakan tetap dapat ditelusuri.
Apa Itu Sitasi?
Sitasi adalah penyebutan atau pencantuman sumber yang digunakan ketika mengambil ide, informasi, data, atau pendapat dari karya orang lain.
Sitasi menunjukkan kepada pembaca bahwa informasi tersebut berasal dari sumber tertentu. Dengan mencantumkan sitasi, penulis juga memberikan penghargaan kepada pemilik gagasan dan membantu pembaca menemukan sumber aslinya.
Baca Juga: Cara Menulis Sitasi yang Benar untuk Skripsi
Apa Itu Footnote?
Footnote atau catatan kaki adalah keterangan yang ditempatkan di bagian bawah halaman untuk memberikan informasi tambahan atau mencantumkan sumber yang berkaitan dengan bagian tertentu dalam tulisan.
Footnote biasanya ditandai dengan angka kecil atau superscript pada teks. Keterangan sumber kemudian ditampilkan di bagian bawah halaman yang sama.
Perbedaan Sitasi dan Footnote
Sitasi dan Footnote memiliki hubungan yang erat dengan sumber referensi, tetapi keduanya bukanlah hal yang sama. Sitasi merupakan pencantuman sumber yang digunakan dalam tulisan, baik berupa ide, data, teori, maupun pendapat penulis lain, yang letaknya di dalam teks atau mengikuti sistem sitasi tertentu seperti APA, MLA, Chicago, atau IEEE.
Sedangkan footnote merupakan keterangan yang ditempatkan pada bagian bawah halaman. Footnote biasanya ditandai dengan angka kecil pada bagian teks tertentu.
Perbedaan lainnya terletak pada fungsinya. Sitasi secara khusus membantu menunjukkan dari mana suatu informasi atau gagasan berasal. Sedangkan footnote tidak hanya dapat digunakan untuk mencantumkan sumber, tetapi juga bisa memberikan penjelasan tambahan kepada pembaca tanpa mengganggu alur utama tulisan.
Dengan demikian, sitasi memiliki cakupan yang lebih luas, sedangkan footnote merupakan salah satu bentuk atau sistem pencatatan sumber dan keterangan dalam tulisan. Penggunaan keduanya tetap perlu disesuaikan dengan gaya penulisan serta pedoman akademik yang berlaku.
Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap sitasi dan footnote sebagai istilah yang sama persis. Padahal, keduanya memiliki konsep dan fungsi yang berbeda.
Sitasi berhubungan dengan bagaimana sumber karya orang lain dicantumkan dalam tulisan, sedangkan footnote merupakan catatan yang ditempatkan di bagian bawah halaman dan dapat digunakan untuk sumber maupun informasi tambahan.
FAQ
1. Apa perbedaan utama sitasi dan footnote?
Sitasi adalah pencantuman sumber dalam karya ilmiah, sedangkan footnote merupakan catatan yang ditempatkan di bagian bawah halaman dan dapat digunakan untuk mencantumkan sumber atau memberikan keterangan tambahan.
2. Apakah footnote termasuk sitasi?
Footnote dapat digunakan untuk mencantumkan sumber sehingga dapat berfungsi sebagai bagian dari sistem sitasi. Namun, footnote juga bisa digunakan hanya untuk memberikan informasi tambahan.
3. Apakah sitasi harus menggunakan footnote?
Tidak. Sitasi dapat menggunakan berbagai gaya dan sistem, seperti APA, MLA, Chicago, atau IEEE, sesuai dengan aturan penulisan yang digunakan.