Sitasi Skripsi

Cara Menulis Sitasi yang Benar untuk Skripsi

Cara menulis sitasi yang benar untuk skripsi adalah mencantumkan sumber setiap kali mengutip pendapat, data, atau teori dari karya orang lain sesuai dengan gaya sitasi yang ditetapkan, seperti APA, IEEE, atau MLA. Sitasi yang tepat tidak hanya membantu menghindari plagiarisme, tetapi juga meningkatkan kredibilitas karya ilmiah dan memudahkan pembaca menelusuri referensi yang digunakan.

06 Agustus 2026 Annisa Nur Khasanah · SEO Article Writer 4 menit baca
Cara Menulis Sitasi yang Benar untuk Skripsi

Menulis skripsi bukan hanya tentang menyusun hasil penelitian, tetapi juga menunjukan bahwa setiap informasi yang di tampilkan berasal dari sumber yang jelas dan bisa di pertanggungjawabkan. Salah satunya adalah dengan menuliskan sitasi sesuai ketentuan yang berlaku

Cara menulis sitasi yang benar untuk skripsi adalah dengan mencantumkan sumber setiap kali mengutip pendapat, data, atau informasi dari karya orang lain sesuai gaya sitasi yang diterapkan, seperti APA, IEE, atau MLA. Sayangnya masih banyak mahasiswa yang menganggap sitasi hanya sebagai formalitas. Akibatnya, mereka sering lupa mencantumkan sumber , menggunakan format yang tidak semestinya, atau bahkan menganggap daftar pustaka saja sudah cukup.

Berikut adalah penjelasan terkait Sitasi.

Pengertian Sitasi

Sitasi merupakan cara mencantumkan informasi sumber yang digunakan dalam sebuah karya tulis, baik berupa kutipan langsung maupun parafrase. Dengan tujuan untuk memberikan penghargaan pada penulis asli dan memberitahu bahwa tulisanmu berasal dari sumber yang valid.

Perlu diingat bahwa sitasi dan daftar pustaka bukanlah hal yang sama. Sitasi muncul pada bagian isi karya tulis sebagai pennada sumber, sedangkah daftar pistaka berisi informasi lengkap mengenai seluruh referensi.

Bagaimana Aturan Penulisan Sitasi yang Benar?

1. Gunakan sumber referensi yang kredibel

Pastikan sumber dalam karya tulis kredibel seperti dari jurnal ilmiah, buku prosiding, atau situs resmi yang memiliki reputasi baik.

2. Gunakan gaya sitasi yang ditentukan

Masing-masing perguruan tinggi biasanya mempunyai aturan pada gaya penulisan sitasi, misalnya APA, IEEE, MLA, atau Vancouver.

3. Cantumkan sitasi saat mengutip

Wajib mencantumkan sitasi sumber saat mengutip baik kutipan langsung maupun tidak langsung, jangan hanya mencantumkan sumber di daftar pustaka saja.

4. Sesuaikan dengan jenis kutipan

Kutipan langsung harus menyalin kalimat asli dan biasanya disertai nomor halaman, sementara itu untuk kutipan tidak langsung menggunkan kalimat sendiri tanpa mengubah makna aslinya.

5. Periksa kesesuaian sitasi dengan daftar pustaka

Tahap akhir ada menyesuaikan sitasi pada isi karya ilmiah dengan daftar pustaka, pasikan setiap sitasi yang muncul dalam isi skripsi terdapat di daftar pustaka.

Contoh penulisan Sitasi

Format sitasi di awal kalimat

Jenis Kutipan

Contohnya

Kutipan Langsung

Menurut Keraf (2004, hlm. 3), “Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain”.

Kutipan Tidak Langsung

Menurut Keraf (2004), “Tujuan utama dari teks argumentasi adalah untuk mengubah cara pandang dan keyakinan pembaca terhadap suatu topik”.

 

Format sitasi di akhir kalimat

Jenis Kutipan

Contohnya

Kutipan Langsung

 “Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain” (Keraf 2004, hlm. 3).

Kutipan Tidak Langsung

 “Tujuan utama dari teks argumentasi adalah untuk mengubah cara pandang dan keyakinan pembaca terhadap suatu topik” (Keraf 2004).

 

Cara Menulis Sitasi dengan Dua Sumber Referensi atau Lebih

Cara menulis sitasi dengan dua sumber atau lebih dapat dilakukan dengan menggabungkan beberapa sumber untuk satu ide yang sama.

Contohnya:

“Beberapa penelitian yang di lakukan (Jones,2020; Smith dan Brown, 2021; Johanson et al., 2022) mengemukakan bahwa…. “

Cara Menulis Sitasi dengan tiga Penulis atau lebih

Contohnya: TEknologi blok rantai kini mulai diterapkan secara luas oleh sektor logistik global (Suryawan et al., 2024)

Jenis-Jenis Sitasi Apa Saja?

  • APA (American Psychological Association)
  • MLA (Modern Language Association)
  • IEEE (Institue of Electrical and Electronics Enginners)
  • Chicago Style
  • Hardvard Style
  • Turabian Style

3 Contoh Penulisan Sitasi pada Skripsi dari Beberapa Sumber

Penulisan Sitasi dari Buku

Dalam penulisan skripsi Buku merupakan salah satu sumber referensi yang paling sering digunakan. Umumnya, buku digunakan untuk menjelasakan teori, konsep, definisi, maupun landasan penelitian. Jika mengutip dari sumber berupa buku, cantumkan nama belakang penulis dan tahun buku diterbitkan.

Contohnya: Menurut Sugiyono (2022), metode penelitian merupakan langkah sistematis untuk memperoleh data yang valid.

Penulisan sitasi dari jurnal

Selain menggunakan sumber buku, jurnal ilmiah juga merupakan sumber referensi yang sangat dianjurkan dalam proses penulisan skripsi. Jurnal biasanya memuat hasil penelitian terbaru sehingga informasi yang didapat lebih mutakhir. Saat mengutip jurnal sitasinya hampir sama dengan buku, yaitu mencantumkan nama penulis dan tahun terbit. Perbedaannya terletak pada informasi yang ditulis di daftar pustaka.

Contohnya: Pratama (2023) menjelaskan bahwa penggunaan media digital dapar meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Penulisan sitasi dari website

Website juga dapat dijadikan referensi dalam skripsi, tetapi tidak semua website layak digunakan. Pilihlah sumber yang berasa dari instansi yang memilkii reputasi baik.

Contohnya: Menurut Kementrian Pendidikan, Kebudayan, Riset, dan Teknologi (2024), literasi digital menjadi salah satu kompetensi penting di era transformasi digital.

Kesalahan Sitasi yang Sering Terjadi

  • Format sitasi tidak konsisten.
  • Tidak mencantumkan sumber kutipan.
  • Nama penulis atau tahun publikasi salah.
  • Sitasi tidak sesuai dengan daftar pustaka.
  • Mengutip sumber sekudner tanpa penjelasan yang jelas.

 

FAQ

1. Bagamimana membuat sitasi dengan mudah?

Kamu dapat menggunakan aplikasi seperti mendeley, atau zotero. Aplikasi tersebut dapat membantu membuat sitasi dan daftar pustaka otomatis

2. Apakah boleh menggunakan website sebagai sumber?

Boleh, selama website berasal dari sumber yang kredibel, seperti instansi pemerintahan , perguruan tinggi, organisasi resmi dan lain sebagainya yang jelas.

3. Gaya Sitasi apa yang sering digunakan?

Gaya sitasi yang sering digunakan tergantung pada ketentuan instansi masing-masing.Namun, APA Style menjadi salah satu format yang paling banyak digunakan

4. Apakah sitasi dan daftar pustaka sama?

Beda, sitasi dicantumkan pada isi tulisan setiap kali mengutip informasi dari sumber, sedangkan daftar pustaka berisi informasi lengkap mengenai seluruh referensi yang digunakan.

 

#Sitasi #mahasiswa #skripsi #plagiarisme #cara sitasi #perguruan tinggi #mandeley