Mencari jurnal untuk referensi skripsi sering menjadi tantangan bagi mahasiswa. Bukan hanya soal menemukan jurnal yang sesuai dengan topik penelitian, tetapi juga memastikan sumber tersebut relevan, terbaru, dan dapat dipercaya.
Jurnal ilmiah dapat membantu memperkuat landasan teori, menemukan penelitian terdahulu, hingga menjadi bahan untuk membandingkan hasil penelitian. Karena itu, proses pencarian jurnal sebaiknya tidak dilakukan secara asal.
Berikut cara mencari jurnal untuk referensi skripsi
1. Tentukan Kata Kunci Sesuai Topik
Sebelum mulai mencari jurnal, tentukan terlebih dahulu kata kunci yang berhubungan dengan topik skripsi. Hindari langsung mengetik seluruh judul skripsi. Sebaiknya pecah judul menjadi beberapa konsep utama. Penggunaan beberapa variasi kata kunci dapat membantu menemukan jurnal yang lebih beragam dan relevan.
2. Manfaatkan Google Scholar
Google Scholar merupakan mesin pencari khusus yang dikembangkan oleh google untuk membantu pelajar, mahasiswa, dan peneliti menemukan literatur akademik, jurnal ilmiah, buku, tesis, serta prosiding secara gratis.
Untuk itu Google Scholar bisa menjadi salah satu tempat yang umum digunakan mahasiswa untuk mencari referensi skripsi.
3. Gunakan Situs Jurnal dan Database Terpercaya
Selain Google Scholar, mahasiswa juga dapat menggunakan berbagai platfrom yang menyediakan jurnal ilmiah untuk dapat dijadikan referensi.
Beberapa sumber yang dapat digunakan seperti DOAJ, GARUDA, SINTA, Perpusnas, dan ResearchGate. masing-masing memiliki fungsi yang berbeda dalam membantu pencarian referensi.
4. Perhatikan Tahun Terbit Jurnal
Mahasiswa umumnya dapat menggunakan jurnal yang terbit dalam rentang sekitar tiga sampai lima tahun terakhir, tetapi setiap kampus memiliki ketentuan berbeda-beda.
Dengan menggunakan penelitian yang baru dapat menunjukan perkembangan terbaru dari topik yang sedang diteliti.
5. Cek Kredibilitas Jurnal
Jangan berhenti setelah menemukan jurnal yang sesuai dengan topik. Pastikan juga sumber tersebut kredibel, perhatikan beberapa hal seperti nama jurnal dan penerbitnya, identitas penulis, tahun publikasi, kesesuaian dengan topik penelitian, status indeksi atau akreditasi jika diperlukan.
6. Baca Abstrak Sebelum Menggunakan Jurnal
Ketika sudah menemukan jurnal yang sekiranya cocok, bisa mulai dari membaca abstraknya terlebih dahulu sebelum membaca isi dari jurnal. Dari abstrak kamu dapat mengetahui secara singkat masalah penelitian, tujuan, metode, dan hasil penelitian.
Jika pada saat membaca abstrak ternyata tidak berhubungan dengan topik penelitian, kamu tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk membaca seluruh jurnal.
7. Catat Jurnal yang Relevan
Saat mencari referensi jangan hanya menguduh file PDF nya saja, tetapi juga di catat cara ini dapat membantu mengurangi kesulitan ketika mulai menulis skripsi.
Catat mulai dari nama jurnal, nama penerbit, tahun terbit, judul jurnal, hingga Link nya.
Kesimpulan
Mencari jurnal untuk referensi skripsi bukan sekadar menemukan artikel sebanyak-banyaknya. Yang lebih penting adalah menemukan sumber yang relevan, kredibel, dan sesuai dengan kebutuhan penelitian.
Mulailah dengan menentukan kata kunci, gunakan database yang terpercaya, perhatikan tahun publikasi, kemudian baca dan pahami isi jurnal sebelum memasukkannya ke dalam skripsi.
Dengan cara tersebut, proses mencari referensi bisa menjadi lebih terarah dan tidak membuang banyak waktu.
FAQ
1. Di mana tempat mencari jurnal untuk skripsi?
Kamu dapat menggunakan Google Scholar serta berbagai database dan portal akademik seperti DOAJ, GARUDA, SINTA, dan layanan e-resources Perpusnas.
2. Berapa tahun jurnal yang sebaiknya digunakan untuk skripsi?
Tidak ada satu aturan yang berlaku untuk semua kampus. Namun, referensi dari tiga sampai lima tahun terakhir sering menjadi pilihan untuk mendapatkan penelitian yang lebih relevan dan terbaru. Tetap ikuti ketentuan dari kampus atau dosen pembimbing.
3. Bagaimana mengetahui jurnal yang kredibel?
Periksa identitas jurnal, penulis, penerbit, tahun publikasi, DOI, serta status indeksasi atau akreditasinya jika diperlukan.