Menggunakan AI untuk memahami suatu topik dapat membantu mahasiswa menemukan penjelasan atau arah pencarian informasi dengan lebih cepat. Namun, jawaban yang diberikan AI tidak selalu benar sehingga informasi yang akan digunakan dalam skripsi tetap perlu diperiksa terlebih dahulu.
Lantas, bagaimana cara memastikan informasi dari AI memang layak digunakan? Pemeriksaan tidak cukup hanya dengan melihat apakah jawabannya terdengar meyakinkan, tetapi perlu dilakukan dengan membandingkan klaim, menelusuri sumber asli, dan memastikan informasi tersebut sesuai dengan konteks penelitian.
Apakah Informasi dari AI Bisa Langsung Dipakai?
Informasi dari AI sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke dalam skripsi hanya karena jawabannya terlihat lengkap atau disertai referensi. OpenAI sendiri menjelaskan bahwa ChatGPT dapat menghasilkan fakta yang keliru, jawaban yang menyesatkan, hingga sitasi atau referensi yang sebenarnya tidak ada.
Dalam penulisan akademik, informasi yang menjadi dasar argumen perlu dapat ditelusuri ke sumber yang jelas. Karena itu, AI lebih tepat digunakan sebagai alat bantu awal untuk memahami atau mengeksplorasi topik, sementara sumber akademik tetap menjadi dasar untuk mendukung pernyataan dalam skripsi.
Mengapa Informasi dari AI Perlu Diverifikasi?
AI menghasilkan respons berdasarkan pola yang dipelajarinya sehingga tidak setiap jawaban merupakan hasil pemeriksaan fakta secara langsung. Bahkan ketika respons disampaikan dengan bahasa yang meyakinkan, tingkat keyakinan tersebut tidak menjamin bahwa informasinya benar.
Risikonya semakin penting ketika AI digunakan untuk membantu penelitian. Informasi yang keliru dapat membuat mahasiswa menggunakan data yang salah, memahami konsep secara tidak tepat, atau mengutip sumber yang ternyata tidak mendukung pernyataan dalam skripsi.
UNESCO juga menekankan pendekatan yang berpusat pada manusia dalam penggunaan AI untuk pendidikan dan penelitian. Artinya, penggunaan AI tetap perlu disertai penilaian kritis, validasi, serta tanggung jawab dari pengguna.
Cara Memeriksa Informasi dari AI Sebelum Masuk Skripsi
Berikut langkah yang dapat dilakukan ketika AI memberikan informasi yang ingin digunakan dalam skripsi.
- Pisahkan klaim yang perlu diperiksa. Jangan memeriksa jawaban AI sebagai satu kesatuan. Tandai bagian yang mengandung fakta, angka, definisi, hasil penelitian, nama tokoh, atau pernyataan yang akan digunakan sebagai dasar argumen.
- Cari sumber asli dari informasi tersebut. Jika AI menyebut jurnal, buku, laporan, atau situs tertentu, cari sumber aslinya melalui mesin pencari akademik, perpustakaan kampus, situs penerbit, atau basis data yang relevan. Jangan hanya mengandalkan judul dan tautan yang diberikan AI.
- Pastikan sumbernya benar-benar ada. Periksa nama penulis, judul, tahun terbit, nama jurnal atau penerbit, serta DOI jika tersedia. Informasi bibliografis yang terlihat meyakinkan tetap perlu dicocokkan dengan sumber aslinya.
- Cocokkan isi sumber dengan klaim. Menemukan sumber yang benar belum berarti informasi AI sudah terbukti. Baca bagian yang relevan dan pastikan sumber tersebut memang mendukung pernyataan yang ingin dimasukkan ke dalam skripsi.
- Periksa tanggal dan konteks informasi. Beberapa informasi dapat berubah karena perkembangan penelitian, kebijakan, teknologi, atau kondisi tertentu. Perhatikan kapan sumber diterbitkan atau diperbarui dan apakah konteksnya sesuai dengan penelitian yang sedang dilakukan.
- Bandingkan dengan sumber akademik lain. Untuk informasi penting, jangan berhenti pada satu sumber. Membandingkannya dengan jurnal atau sumber akademik lain membantu melihat apakah informasi tersebut konsisten atau justru memiliki perbedaan yang perlu ditelusuri.
- Gunakan sumber asli sebagai rujukan. Jika informasi dari AI berasal dari sebuah jurnal, maka jurnal itulah yang sebaiknya dibaca dan digunakan sebagai sumber rujukan. Jawaban AI berfungsi membantu menemukan atau memahami informasi, bukan menggantikan sumber akademik tersebut.
OpenAI juga menyarankan pengguna untuk membuka sumber yang dikutip, memastikan sumber tersebut benar-benar mendukung jawaban, memeriksa tanggal publikasi atau pembaruan, dan menggunakan sumber tepercaya ketika akurasi penting.
Bagaimana Jika Informasi AI Tidak Memiliki Sumber Jelas?
Jika AI memberikan informasi tetapi tidak dapat menunjukkan sumber yang dapat diverifikasi, sebaiknya jangan langsung memasukkannya ke dalam skripsi. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai petunjuk untuk melakukan pencarian lebih lanjut, tetapi klaim akhirnya tetap perlu didukung oleh sumber yang benar-benar dapat ditemukan.
Hal yang sama berlaku ketika AI memberikan referensi yang tampak akademis tetapi tidak dapat ditemukan di Google Scholar, basis data jurnal, situs penerbit, atau perpustakaan. Jika keberadaan dan isi sumber tidak dapat dipastikan, lebih aman mencari sumber lain yang dapat diverifikasi.
Kesimpulan
Informasi dari AI dapat membantu mahasiswa memahami topik dan memulai pencarian, tetapi tidak seharusnya langsung menjadi dasar pernyataan dalam skripsi. Setiap fakta, angka, klaim, dan referensi penting perlu diperiksa melalui sumber asli serta dibandingkan dengan sumber akademik yang relevan.
Dengan cara tersebut, AI tetap dapat digunakan sebagai alat bantu tanpa menggantikan proses verifikasi dan penilaian kritis dalam penelitian. Yang paling penting bukan sekadar mendapatkan jawaban dengan cepat, melainkan memastikan informasi yang akhirnya masuk ke skripsi benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.
FAQ
1. Apakah informasi dari ChatGPT boleh digunakan dalam skripsi?
Bisa digunakan sebagai bahan awal untuk memahami atau mengeksplorasi topik, tetapi informasi penting tetap perlu diverifikasi dan didukung oleh sumber akademik yang dapat dipercaya.
2. Bagaimana cara mengetahui informasi AI benar atau salah?
Telusuri sumber aslinya, cocokkan fakta dan konteks, lalu bandingkan dengan sumber akademik atau sumber tepercaya lainnya.
3. Apakah referensi yang diberikan AI bisa langsung dimasukkan ke daftar pustaka?
Tidak sebaiknya. Pastikan referensi tersebut benar-benar ada dan detail bibliografinya sesuai dengan sumber asli sebelum digunakan.