Mengerjakan skripsi bukan hanya tenang menyelesaikan tulisan dari bab 1 sampai bab 5 tanpa arah yang jelas. mahasiswa bisa menghabiskan banyak waktu untuk mencari referensi, mengubah topik, memperbaiki metode, atau bahkan mengulang bagian penelitian yang sudah dikerjakan.
Untuk itu sejak awal perlu memiliki gambaran mengenai apa yang akan diteliti, bagaimana penelitian dilakukan, dan target apa yang harus di selesaikan.
Berikut cara membuat pengerjaan skripsi menjadi lebih terarah? Coba tujuh tips ini.
1. Tentukan topik yang spesifik
Langkah pertama adalah menentukan topik penelitian yang jelas dan sesuai dengan bidang yang kamu kuasai. Hindari memilih topik yang terlalu luas karena dapat membuat pembahasan berkembang ke mana-mana. Dengan begitu, setiap bagian dalam skripsi memiliki hubungan yang jelas dengan fokus penelitan.
2. Buat Rumusan Masalah dan Tujuan Penelitian
Rumusan masalah yang jelas dapat menjadi batasan agar penelitian tidak melebar. Dari rumusan tersebut, kamu juga bisa menyusun tujuan penelitian sehingga lebih mudah menentukan data apa yang perlu dikumpulkan dan bagaimana cara menganalisisnya.
Jika mulai merasa pembahasan skripsi semakin jauh dari topik, coba kembali lihat rumusan masalah. Bagian tersebut bisa menjadi pengingat mengenai arah penelitianmu.
3. Susun Kerangka Penelitian
Buat kerangka penelitian terlebih dahulu agar kamu memiliki gambaran mengenai bagian yang harus diselesaikan. Secara umum skripsi terdiri dari pendahuluan, landasan teori atau tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan. Namun, struktur dan aturan penulisan dapat berbeda di setiap kampus sehingga tetap gunakan pedoman resmi dari fakultas atau program studi.
4. Buat Timeline yang Realistis
Cobalah membuat timeline berdasarkan kondisi dan kemampuan kamu sendiri.
Contohnya
Minggu 1: Menyelesaikan Proposal
Minggu 2: Revisi Proposal
Minggu 3-4: Pengumpulan data
dan seterusnya, sesuaikan dengan kemampuan diri sendiri.
5. Jangan Menunda Bimbingan
Bimbingan justru diperlukan untuk memastikan penelitian tetap berada pada jalur yang benar. Masukan dari dosen dapat membantu mengetahui bagian yang masih kurang dan perlu di perbaiki.
6. Kerjakan Sedikit Demi Sedikit tetapi Konsisten
Skripsi tidak harus selalu dikerjakan dalam waktu berjam-jam. Jika sedang sulit fokus, kamu bisa menetapkan target kecil yang realistis. Misalnya, hari ini menyelesaikan satu subbab, mencari lima referensi, memperbaiki bagian metode, atau merapikan daftar pustaka. Kebiasaan mengerjakan secara konsisten akan membuat progres tetap berjalan. Jangan hanya menunggu mood datang karena akhirnya waktu bisa lebih banyak digunakan untuk menunda daripada menulis.
7. Fokus Menyelesaikan, Bukan Mengejar Sempurna
Salah satu hal yang dapat membuat skripsi terasa semakin berat adalah keinginan untuk membuat setiap bagian langsung sempurna. Padahal, draft pertama memang masih bisa memiliki kekurangan. Kamu masih memiliki kesempatan untuk memperbaikinya melalui bimbingan, revisi, editing, dan proofreading.
Kesimpulan
Skripsi yang terarah bukan berarti harus selesai dalam waktu singkat tanpa kendala. Yang lebih penting adalah kamu mengetahui apa yang sedang dikerjakan, mengapa bagian tersebut perlu dikerjakan, dan apa terget berikutnya.
Salah satu hal yang dapat membuat skripsi terasa semakin berat adalah keinginan untuk membuat setiap bagian langsung sempurna.
Padahal, draft pertama memang masih bisa memiliki kekurangan. Kamu masih memiliki kesempatan untuk memperbaikinya melalui bimbingan, revisi, editing, dan proofreading.
FAQ
1. Bagaimana agar skripsi lebih terarah?Tentukan topik dan rumusan masalah yang jelas, buat kerangka penelitian, susun timeline, dan pastikan setiap bagian yang ditulis tetap berkaitan dengan tujuan penelitian.
2. Mengapa rumusan masalah penting dalam skripsi?
Rumusan masalah membantu menentukan fokus penelitian sehingga pembahasan tidak melebar dan data yang dikumpulkan tetap sesuai dengan tujuan penelitian.
3. Apakah perlu membuat timeline pengerjaan skripsi?
Perlu. Timeline membantu membagi proses skripsi menjadi target-target yang lebih kecil sehingga progres lebih mudah dipantau.